BK SOSIAL UHAMKA: KELOMPOK 2 LAYANAN KEPADA TPQ AZZAHRA


Pada kegiatan kali ini, kelompok kami memberikan layanan yang telah berdasarkan hasil dari assessment kebutuhan dan observasi, kami merumuskan pemberian layanan sosial dengan materi “Kejujuran dalam Pertemanan”.

Alasan mengapa kami mengambil materi “Kejujuran dalam Pertemenan” karena pada saat ini kejujuran sudah mulai jarang ditemukan bahkan itu merupakan suatu yang langka. Di lapangan banyak orang yang memilih berbohong dari pada menerima kesalahan baik dalam lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat ataupun teman sebaya. Karena itu sangat perlu untuk menumbuhkan kejujuran kepada adik-adik, terutama dalam hubungan pertemanan.

kegiatan layanan kami laksanakan pada hari selasa 7 Juni 2022. Sebelum pemberian layanan dimulai, kami meminta izin kepada kepada para pengajar dan pemilik TPQ dan Bimbel Azzahra karena sudah mengizinkan dan menerima kami dengan baik. Dan juga, memberi salam kepada adik-adik serta menjalin hubungan baik dengan menanyakan kabar. Setelah itu kami menyampaikan kepada para adik di TPQ dan Bimbel Azzahra mengenai topik bahasan yang sudah dipersiapkan, lalu kami melakukan pembahasan dan menjelaskan mengenai materi tentang "kejujuran dalam pertemanan" dan dilanjut menceritakan tentang kisah "si kancil". setelah itu kami melakukan selingan (ice breaking) agar adik-adik di TPQ dan Bimbel Azzahra tidak merasa jenuh dan kembali bersemangat. Dalam sesi ice breaking, kami dan adik-adik bermain games tanya jawab tentang kisah "si kancil" jika ada adik yang bisa menjawab akan kami persilahkan untuk maju kedepan lalu mendapatkan hadiah dari kami.




Setelah pemberian layanan mengenai materi kejujuran kepada adik-adik. Kami secara bertahap masuk ke akhir penutupan pemberian layanan kegiatan sosial. Untuk mengingat hal yang telah diberikan kepada adik-adik, kelompok kami mengajak partisipasi para adik TPQ Azzahra untuk memberikan kesimpulan mengenai apa yang telah di tangkap dari cerita kancil dan apa manfaat jika kejujuran selalu di terapkan dalam perilaku keseharian.

Dalam pelaksanaan pemberian layanan sosial, kami menghadapi bebagai hambatan baik secara teknis maupun non teknis. Akan tetapi, berkat bantuan dan dukungan dari beberapa pihak, maka hambatan-hambatan tersebut dapat diminimalisir. Adapun berbagai hambatan yang ada dan cara mengatasinya:

a. Saat penyampaian materi kebanyakan adik-adik asyik dengan kegiatannya masing-masing sehingga materi yang disampaikan kurang dapat doterima dengan baik. Cara mengatasinya adalah mahasiswa membuat kesepakatan untuk saling menghargai ssaat ada orang yang sedang berbicara. Namun karena adik-adik masih berumur 4-10 tahun jadi masih sulit untuk melakukan kesepatakan itu. Akhirnya kami melakukan tanya jawab dan memberikan hadiah kepada adik yang berani menjawab pertanyaan seputar materi yang bersangkutan.

b.  Kami masih menggunakan bahasa yang kadang sulit dimengerti oleh adik-adik. Cara mengatasinya dengan memilih kata-kata lain yang memiliki makna sama, namun mudah dimengerti.

Kegiatan pun berakhir dengan lancar dan kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu selama kegiatan berlangsung 🙏💓



Komentar

Postingan Populer